Selasa, 01 September 2020

Informasi Tentang Cacing Kremi Secara Lengkap Hanya di Halodoc

Terserangnya seseorang oleh cacing kremi merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup mengganggu. Meskipun dikenal sebagai cacing yang biasa menghinggapi anak-anak, pada beberapa kasus juga ditemui orang dewasa yang terserang cacing ini.


Kenali lebih lanjut tentang cacing jenis kremi, apa saja gejala seseorang terserang, dan apa saja penyebabnya.

Definisi dan Sifat Patogen Dari Cacing Kremi
Kremi memiliki nama ilmiah Enterobius vermicularis, yang jika dilihat cacing ini memiliki bentuk seperti benang pendek dan berwarna putih. Cacing ini memang pendek-pendek, tidak ada yang panjang, sebab rata-rata panjang tubuhnya adalah 5 sampai 13 milimeter saja. sekitar setengah sampai satu sentimeter lebih sedikit.

Jika menjadi parasit di tubuh manusia, cacing ini bisa dilihat dari tinja atau feses. Di sekitar lubang anus pun juga bisa, karena cacing ini akan meninggalkan telurnya di lipatan-lipatan kulit anus.

Pada tahap yang lebih serius, cacing ini akan tumbuh dan berpindah-pindah ke benda di sekitar dan ke bagian tubuh lain. Seperti misalnya di pinggul, tuba fallopi, uterus, dan vagina.

Gejala Terinfeksi Cacing Kremi
Prinsipnya, cacing ini akan berkembang biak dan menaruh telur di bagian tubuh manusia. Jika telur sudah menghinggapi, maka orang yang terserang akan merasa gatal-gatal, terutama di tempat telur hinggap. Namun selain gatal, ada gejala lainnya yang bisa menjadi tanda bahwa seseorang terserang cacing jenis ini.

Adapun gejalanya antara lain nyeri perut, merasa mual, infeksi di sekitar kulit anus, berat badan berkurang, merasa kesulitan tidur, nafsu makan hilang, sering mengompol atau kesulitan menahan urin.

Mengapa seseorang yang diserang cacing ini akan merasa gejala-gejala di atas adalah karena aktivitas dari cacing itu sendiri.

Penyebab Terinfeksi
Ada penyebab umum dan juga ada faktor-faktor yang membuat probabilitas terserang cacing kremi semakin besar. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi antara lain karena tinggal di wilayah dengan iklim tropis, tinggal di lingkungan yang padat penduduk, dan seseorang dengan usia 5 sampai 14 tahun. Orang dengan tiga kondisi tersebut, memiliki probabilitas terserang cacing ini akan semakin besar.

Sedangkan untuk penyebab, sebenarnya hanya satu saja. namun karena satu sebab ini, populasi cacing jenis ini akan semakin banyak menghinggapi manusia. Adapun sebab utamanya adalah jika seseorang mengkonsumsi makanan yang mengandung cacing ini.

Sebab jika sudah ada satu cacing saja yang masuk, akan memudahkannya untuk bertelur sehingga akan semakin banyak jumlahnya. Telur akan diletakkan di sekitar vagina dan anus, atau di sekitar anus saja. Di sana lah cacing ini akan menempel dan tumbuh.

Telur dari cacing kremi akan hinggap di sana selama kurang lebih dua minggu. Jika sudah, cacing akan berpindah tempat. Bisa itu menghinggapi permukaan dapur, permukaan kamar mandi, perabotan rumah, sikat gigi, peralatan dapur, mainan anak, handuk, hingga sprei dan benda-benda di atas kasur.

Cek Halodoc Untuk Info Selengkapnya
Halodoc hadir sebagai platform kesehatan yang bisa diandalkan untuk mendapatkan selengkap-lengkapnya info kesehatan. Hal apa saja yang ingin Anda ketahui, semua bisa ditemukan di kanal-kanalnya. Semua info bisa diakses secara gratis, oleh siapa saja, kapan saja, dan di mana saja. pasti akan sangat membantu.

Bersama Halodoc, Anda bisa lebih mengetahui hal-hal di bidang kesehatan. Dengan mengetahui sebagai orang awam, Anda juga bisa menghindari berbagai penyakit dan masalah kesehatan. Banyak fitur di Halodoc yang sebaiknya dimanfaatkan sebaik mungkin.

This Is The Newest Post